Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts

Uang Hasil AdSense Fenomenal Mas Dian

Mas Dian, seorang publisher dan penekun IM (Internet Marketing) kembali membagikan foto gajian Google Adsense miliknya lewat akun Facebook pribadinya. Foto yang diunggah ini mengundang kontroversi para netizen. Ada yang kepanasan karena tidak tahan melihat uang sebegitu banyaknya, ada juga yang ikut senang melihat hasil pencapaian Mas Dian.

Sejatinya gajiannya tersebut bukan hasil dari Google Adsense saja. Mas Dian juga menekuni  internet marketing lain seperti melalui Afiliasi Amazon, Chitika, dan masih banyak cara mendapatkan uang di internet lainnya.

Foto yang diunggah Mas Dian menampilkan sang ibu tercinta yang dijepret bersama gajian AdSense-nya Mas Dian. Seperti biasa, foto yang diunggah Mas Dian diisi dengan caption motivasional yang membakar semangat internet marketer yang membacanya. Beliau juga mengambil keputusan inspirasional tentang pembakaran kapal yang mirip dilakukan oleh tokoh islami penakluk romawi, Thariq Bin Ziyad.

Alasan Mas Dian mengunggah foto gajiannya itu adalah untuk menyemangati teman-teman internet marketer semua, bukan untuk pamer apalagi menyombongkan diri. Anda bisa melihat foto unggahannya secara langsung di foto gajian Adsense Mas Dian.

Foto gajian Mas Dian sudah saya capture:

gajian, hasil adsense mas dian
Foto Gajian Mas Dian
Foto tersebut juga sudah dishare oleh banyak netizen dan mendapat berbagai macam tanggapan dari orang luar yang tidak memiliki relasi pertemanan dengan Mas Dian.

Itulah foto fenomenal gajian hasil adsense milik Mas Dian. Perkara benar atau tidaknya tentang foto tersebut coba sobat baca juga Foto Mas Dian Asli Atau Tidak.

SAYA TIDAK PUNYA CITA-CITA

"Apa cita-cita kamu nak?"

Pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh teman, orang tua, saudara, bahkan guru kita di masa kanak-kanak.

Biasanya anak kecil akan menjawab seperti ingin menjadi dokter, guru, polisi, insinyur. Ada juga anak yang tidak begitu memperdulikan masalah cita-cita, dia menjawab seenaknya agar mendapat perhatian seperti ingin menjadi tokoh idolanya yaitu superman. Adapun segelintir menjawab cita-citanya menjadi pocong. Loh? Tapi ada benarnya juga sih bahwa semua orang pasti akan menjadi pocong.

Bahkan lebih ekstrim lagi ada satu anak yang dengan santai tanpa rasa takut menjawab..

"SAYA TIDAK PUNYA CITA-CITA PAK"

Benarkah ada orang yang tidak memiliki cita-cita? Saya rasa ada, saya contohnya.

Ketika masih kecil, saya selalu saja bingung setiap ditanya tentang cita-cita. Tapi kemudian orang tua menyuruh saya jadi dokter saja.

Sesuai saran orang tua saya itu, jadilah saya menuliskan dokter di tiap pertanyaan tentang cita-cita, baik itu di formulir yang dibagikan oleh sekolah atau di buku biodata teman-teman. Padahal dalam hati saya tidak ada sedikitpun motivasi untuk menjadi seorang dokter. Dalam hati, tetap saja saya tidak punya cita-cita.

Berikut ilustrasi kisah seorang anak yang tidak memiliki cita-cita ditanyai oleh ayahnya:
Ketika ditanya oleh sang ayah.

"Apa cita-cita kamu, nak?"

"Saya tidak punya cita-cita Pak", jawab sang anak dengan tenang.

Sang ayah kaget dan menjawab, "Lha kenapa?"

"Saya yang terpenting menjadi orang baik saja sudah cukup Pak", jawab sang anak tersenyum kepada ayahnya.

"Saya jadi apa saja mau Pak, asalkan Tuhan memberikan saya berkah menjadi orang yang baik." Tambah sang anak.

"Banyak orang membangun cita-cita sejak kecil. Namun ketika dewasa, dia tidak bisa menggapai cita-citanya itu dan akhirnya berujung pada stres." Cetus sang anak lagi.

Sang ayah hanya bisa tersenyum melihat anaknya yang memiliki pemikiran berbeda dengan kebanyakan anak seumuran lainnya, namun hal itu LOGIS juga.

Cita-cita sebenarnya ada, tapi tidak bisa dibayang-bayangkan. Karena bayangan terkadang tidak seindah dengan kenyataan. Memang benar bayangan dan imajinasi sangat dibutuhkan, namun harus pada tempat yang benar. Ada yang dari kecil sudah bercita-cita sebagai bupati, namun tidak tergenggam impian itu akhirnya beliau stres dan mengidap penyakit kejiwaan.

Cukuplah membayangkan sekali saja dan diimbangi dengan menuntaskan segala kewajiban, niscaya hidup akan terarah dan bahagia. Tuhan sudah mengatur kehidupan di kemudian hari.

Ketika internet membunuh segalanya...

Era ini adalah era perubahan. Dalam bidang pangan, kita harus waspada dengan barang yang INSTAN. Begitu juga dalam bidang teknologi dan informasi, kita harus memperhatikan kepraktisan yang secara tidak sadar dapat melumpuhkan keluhuran sifat manusia. Kita harus lebih waspada dengan barang yang bernama INTERNET.


Instan dan praktis memang memudahkan manusia. Internet juga sangat bermanfaat bagi manusia, tapi sadarkah anda bahwa internet diam-diam merusak nilai luhur manusia?

Dengan internet, manusia jadi ogah-ogah mencari sebuah solusi dari suatu permasalahan melalui buku. Mereka lebih senang mencari solusi langsung lewat mbah gugel.

Seakan-akan segalanya ada di internet dan tidak sedikit pula orang yang mudah percaya dengan apa yang mereka lihat dari internet.

Tapi itu tidak penting!

Yang paling krusial adalah kita jadi malas untuk MENELITI dan BEREKSPERIMEN dengan otak pemikiran murni kita sendiri. Kita juga jadi generasi yang hanya berani bersuara di media massa, namun tidak berani di kehidupan nyata.

Kita jadi tidak berani berkata di depan publik secara langsung karena suara kita sudah teraspirasikan lewat media sosial, sehingga rasa 'greget' kita untuk mengungkapkan pendapat menjadi terlampiaskan atau terwakili, pada akhirnya kita tidak jadi bersuara secara langsung.

Apakah teman-teman merasakan bahwa keinstanan dari internet telah merubah pola hidup teman-teman?

Ada 1 hal yang ingin saya pertanyakan kepada teman-teman. Coba bandingkan bagaimana intensitas kehidupan teman-teman dimasa lalu ketika masih belum ada internet, dengan masa sekarang. Kemudian teman-teman boleh membagikan ceritanya lewat kolom komentar berupa link post blog teman-teman, atau langsung berupa komentar.

Seperti apakah perbedaannya sehingga teman-teman yang lain bisa menyimak lewat pengalaman dan belajar.

Tapi bagaimanapun juga kita tidak bisa lari menjadi manusia primitif kembali seperti zaman purbakala yang hidup tanpa mengikuti globalisasi. Pada akhirnya kita tidak bisa terlepas dari modernisme, kita tidak bisa dan tidak mungkin. Apapun yang terjadi nikmati saja kehidupan ini. Tapi...

Ada satu hal yang dapat dijadikan pegangan yaitu kita hanya perlu menyadari bahwa hal yang instan itu menyenangkan namun kadang TIDAK baik. Jangan sampai kita terperdaya oleh sisi buruk internet, sebisa mungkin kita manfaatkan internet untuk baiknya kita saja.

Dan yang terpenting, kita tetap mau bekerja keras, tapi berani hidup dalam modernitas. Sekian. :)

Bagaimana dengan teman-teman?

Apa Motivasi Saya Untuk Terus Ngeblog?

Berawal dari tahun 2011, ketika blog saya masih sangat dekil dan tak terurus. Pada saat itu saya membuat blog hanya untuk punya-punya saja. Tidak ada kekhususan ketika saya pertama kali membuat blog. Memang benar, tanpa suatu motivasi dan dorongan kita jadi tidak semangat melakukan sesuatu, termasuk ketika saya sedang ngeblog.


Minimal saya harus punya ALASAN, mengapa saya ngeblog? Mengapa saya hiatus untuk beberapa saat di tahun 2012 dan 2013? Bahkan awal 2014 pun blog saya tinggalkan tak terurus.

Semuanya terjawab setelah saya mulai menekuni dunia IM (Internet Marketing) pada akhir tahun 2014 dan mulai berkutat pada Google Adsense. Rupanya selama ini saya malas karena BELUM ada tujuan dalam ngeblog, pantas saja tanpa alasan yang objektif membuat saya menelantarkan blog ini pada masa-masa itu dimana saya masih SMK.

Memang saat itu saya sedang asik-asiknya di dunia nyata, menikmati masa-masa bersekolah yang indah, ngeblog pun hanya sekedar berbagi sekadarnya saja dan tidak serius. Tidak seperti dulu, saya sekarang merasa lebih sungguh-sungguh dalam mempelajari adsense dan ngeblog.

Karena apa? Setelah saya kumpulkan dan studi kasus beberapa sebab, banyak hal SEPELE namun ternyata memotivasi saya dalam ngeblog. Perkara sepele ini tidak terlihat jika dipandang secara visual, namun ketika DIRASAKAN dengan hati akan berubah menjadi gelora semangat yang tak tertandingi.

Mengapa demikian? Coba hayati dan tanyakan pada diri sendiri, mengapa perihal yang sepele seperti dibawah bisa menjadi luar biasa? Berikut sudah saya kemas alasan mengapa saya terus ngeblog.

Motivasi 1: Dorongan saya yang tak tertandingi pertama adalah PENCAPAIAN. Rupanya, saya sudah berjalan begitu jauh, meninggalkan lebih dari jutaan blogger lainnya yang ingin menjadi salah satu yang menempati posisi Alexa teratas.

Memang sih, tidak begitu tinggi peringkat saya di Alexa.com, masih kalah jauh sama mastah-mastah blogger, tapi ini sudah menjadi sebuah pencapaian yang panjang.

Bermula dari pertama membuat blog, menulis artikel yang berkualitas meskipun beberapa ada yang gak penting, memperluas jaringan, mengoptimasi SEO, belajar sana-sini, ditolak penyedia iklan berkali-kali, dan masih banyak sekali hingga sampai sekarang sudah menjadi seorang blogger yang insyaallah KONSISTEN dan BERKOMITMEN.

Memang pencapaian ini terkesan sepele dan terlalu cepat untuk senang, namun apa salahnya saya bersyukur? Karena ketika saya BERSYUKUR atas segala pencapaian ini, semangat saya menyala menerangi hati saya, hingga MEMBAKAR gejolak niat untuk terus bergerak dan berlari, selagi orang lain malah tertidur.

Motivasi 2: Masa muda adalah masa penderitaan dalam merintis sesuatu. Akibat mind-set tersebut saya berubah menjadi orang yang lebih mengedepankan masa depan, termasuk dalam ngeblog.

Ngeblog yang tujuannya untuk merauk dolar memang tidak khayal dan bisa menjadi investasi LUAR BIASA untuk kedepannya (coba tengok siapa blogger yang bernama Mas Dian).

Yah, bisa juga disimpulkan motivasi terselubung saya adalah karena UANG. Memangnya siapa sih yang tidak mau uang, hayo? Uang memang tidak dibawa mati, tapi tanpa uang, dunia serasa akan mati.

Prakteknya sama ketika ada orang rajin optimasi blognya, nanti dia akan memperoleh hasil jerih payah yang dia lakukan di masa datang seperti kebanjiran trafik. Orang yang menanam pasti akan menuai yang ditanam, begitu seterusnya.

Selama saya masih muda, waktu ini akan terus saya gunakan untuk menunjang masa depan. Selain itu, Allah pasti menjanjikan kesuksesan untuk mereka yang serius dalam usaha, “MAN JADDA WA JADDA”.

Jadi, barangsiapa yang tidak ingin merasakan PEDIHNYA BELAJAR, bersiaplah untuk menikmati PEDIHNYA KEBODOHAN di masa mendatang.

Motivasi 3: Ternyata saya punya POTENSI. Pernah berpikir apa jadinya jika anda tidak bisa menulis? Pernah terlintas di benak anda bagaimana jika tak memiliki jari untuk mengetik artikel? Bagaimana jika tak bisa melihat dan berucap? Lantas, apa yang akan anda lakukan jika kecerdasan intelektual anda terganggu?

Senang bukan, kita bisa menghembuskan nafas, masih bisa menyempatkan diri untuk ngeblog, merasakan kebebasan yang sejatinya didambakan semua orang. Apa jadinya jika anda lahir dalam peristiwa peperangan dunia ke-II, dimana hati tak pernah tenang dan selalu diburu. Namun yang terpenting adalah kita masih diberi KEHIDUPAN. Itu semua adalah POTENSI dan ANUGERAH pemberian Sang Kholik kepada kita.

Jadi sudah sepantasnya jika saya bersyukur mengapresiasi kekuasaan-Nya dengan cara memaksimalkan apa yang Dia anugerahkan, tentunya dalam hal positif termasuk blogging.

Motivasi 4: Saya bisa apa sekarang? Selalu saja pertanyaan ini melintas di pikiran saya. Tak terkecuali tentang apa yang bisa saya lakukan untuk orang lain, sudahkah menjadi pribadi yang bermanfaat.

Salah satu motivasi terbesar untuk terus ngeblog adalah karena saya merasa MASIH bodoh dan belum sukses, tentunya hal ini menjadi alasan kuat untuk terus mengejar keberhasilan.

Berpikir tentang apa yang bisa saya tinggalkan dan pelihara untuk kedepannya, blog-lah yang sangat dekat dengan kemungkinan. Harapan saya, dengan terus ngeblog, bisa menjadi aset yang terabadikan sampai kapanpun.

Maklum saya anak rumahan, jadi sangat pas untuk orang seperti saya sebagai suatu LANGKAH AWAL dalam memulai bisnis lainnya, seperti jadi tukang jual gethuk, buntil, bakwan goreng, sama dawet ayu, kan lumayan bisa diiklankan di blog juga hahaha.

Tapi jujur, saya mendapat banyak pengalaman berkompetisi yang kuat lewat blogging. Memang bisa dikatakan persaingan di dunia maya sangat rumit dan gelap seperti di dasar lautan. Makanya, harus berani masuk kedalam pekatnya lautan untuk mengambil butiran mutiara. Dimana secara tidak langsung saya belajar banyak tentang metode berwirausaha.

Jadi, syukuri saja, mungkin rejeki saya dari ngeblog. Asalkan ditekuni, nanti juga bisa bermanfaat untuk banyak khalayak. Apalagi kalau artikel-artikel saya dibaca saudara-saudara diseluruh dunia, termasuk di Indonesia, pasti saya senang sekali.

Itu tadi beberapa perihal apa motivasi saya terus ngeblog. Bagaimana dengan anda? Motivasi sangatlah penting, tanpa adanya dorongan, orang akan seperti robot yang bekerja tanpa ada latar belakangnya. (acs)

Foto Mas Dian Asli Atau Palsu?

Banyak Netizen mempertanyakan kebenaran foto unggahan Mas Dian di jejaring sosial Facebook mengenai gajian Google Adsense yang memperlihatkan gepokan uang di meja dengan pucukan surat dari Mbah Google.

Sebagian orang percaya, sebagian juga ada yang tidak percaya. Bagi segelintir pihak percaya bahwa foto itu palsu dan mengira Mas Dian mengedit sendiri fotonya, hal ini dibuktikan dengan foto tersebut banyak dimanipulasi para mastah ‘Photoshoper’ dengan mengganti akun facebooknya sendiri, dan tulisan Google dirubah menjadi namanya, membuktikan bahwa fotonya itu mudah dimanipulasi.


Dari secuil editan yang terlalu dipaksakan itu ternyata menimbulkan kontroversi meskipun tidak sampai geger di dunia maya. Apa benar Mas Dian itu sebenarnya bohong tentang penghasilannya itu dengan cara mengedit foto akun facebooknya seolah-olah terpampang di layar komputer bersama sekumpulan gepokan uang. Yah, kalau memang benar begitu sih nenek kayang pun bisa melakukannya.

Dari segelintir oknum yang mengedit foto Mas Dian dan menunjukkan kepada dunia maya tentang kepalsuan fotonya itu membuat Mas Dian tertawa GELI terpingkal-pingkal karena Mas Dian sendiri berani menjamin KEASLIAN foto tersebut.

Bagi Mas Dian sendiri, bukan keaslian yang ia TONJOLKAN di jejaring sosial, namun aura tersemat dibalik foto tersebut. Gunanya untuk membakar semangat para imers yang galau, patah semangat, PI tidak kunjung turun gunung, sehingga bisa menginspirasi mereka dalam bekerja. Tapi malah ada saja yang berfikir NEGATIF terhadap foto tersebut seperti meyakinkan kepalsuannya dengan ‘mengotak-atik’ fotonya.

Mas Dian berani menjamin bahwa fotonya itu ASLI tanpa rekayasa, dan merupakan hasil jerih payah melalui MASTATHO'TUM, bahkan kalau perlu pakar photoshop dan tukang edit sekalipun suruh mengoreksi kebenaran foto itu, dijamin tidak bakalan palsu, lha wong memang itu foto asli, di jepret melalui kamera digital dan diupload langsung ke medsos.

“Lho, tapi kan bisa saja itu diedit dengan sempurna, mana mungkin kita tahu, bisa saja dia mengeditnya diam-diam, kan kita tidak tahu”, iya memang yang tahu hanya Allah dan Mas Dian. Kasihan yang berburuk sangka, terus bersikukuh untuk meyakinkan kepalsuan fotonya itu, hahaha. Masih tidak percaya dengan fotonya itu? Coba lihat foto ini:


Foto ini juga diambil langsung oleh Mas Dian di hari yang sama dengan foto satunya itu, cuma dari sudut pandang berbeda. Akhirnya oknum-oknum tersebut bungkam setelah melihat keaslian foto Mas Dian dengan diyakinkan oleh foto tersebut.

Masih ada yang suudzon? Jangan lupa dengan ciri khas yang selalu terlihat pada alat tempur Mas Dian, yaitu PC tanpa CASING, hehe. Itu jadi identitas paling mendasar seperti yang dikemukakan di akun facebooknya tentang alat tempur yang digunakan berupa pete, termusak komputer tanpa kasingnya itu.

Yah, mau percaya atau tidak itu terserah mereka. Tapi tujuan Mas Dian membagikan fotonya di dunia maya berawal hanya ditujukan untuk teman-temannya saja dan bermaksud MEMOTIVASI, tidak riya dan menyombongkan diri, masa niat baik disikapi dengan IRI, dan SUUDZON, kan tidak lucu.

“Demi ALLAH foto itu asli milik saya tanpa editan photoshop, uang itu 100% dari google bukan dari jual tanah/trading/usaha lainnya”, kata Mas Dian tegas bahwa fotonya itu memang asli.

Dia tahu sendiri konsekuensinya ketika melanggar sumpah palsu, dia juga punya agama. Dia mungkin bersumpah agar terhindar dari fitnah dan prasangka buruk oknum-oknum tersebut dengan menjelaskan yang sebenarnya.

Karena dia juga kasihan kalau oknum-oknum terus MERACUNI dirinya sendiri dengan berpikiran negatif, bersikap IRI, DENGKI, dan lainnya. Tapi saya percaya teman-teman blogger dan sahabat blogger pasti tidak ada yang seperti itu, oknum-oknum yang bersangkutan juga pasti hanyalah mitos belaka. Yah, semoga bisa diambil manfaatnya saja

Penyebab Steve Jobs Sukses

 
(foto: forbes.com)

Ada banyak sekali manusia di planet ini yang memiliki produk gadget kelas atas Apple. Seolah – olah produk ini menjadi teknologi yang sering disebut oleh masyarakat sebagai kemutakhiran dalam teknologi, banyak orang beranggapan bahwa mereka para pengembang, inovator IT yang sukses menggunakan teknologi ini.

Tidak diragukan, co-founder Apple sekaligus CEO pertama, Steve Jobs memiliki peran penting dalam mengembangkan teknologinya tersebut hingga menjadi Apple menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia.

Steve Jobs adalah seorang yang profesional dalam melakukan tindakan dan keputusan, dia juga menjadi salah satu CEO (Chief Executive Founder) tersukses sepanjang sejarah. Awalnya, saya tidak pernah mengetahui keunikannya secara individual mengenai jalan hidup Steve Jobs ini, namun Steve Jobs ini memang patut di apresiasi dan menjadi contoh di bidang kewirausahaan.

Inilah hal – hal penting yang membuat Steve Jobs bersama perusahaannya sukses besar!

1. Mengantisipasi Masa Depan

(foto: itp.net)

Apabila kita flashback sebentar ke tahun 2007, Steve Jobs pernah berkata, “Ada sebuah kutipan dari Wayne Gretzky yang saya sukai, yaitu saya meluncur kemana skate itu mendarat, bukan ke tempat yang di daratinya dan (perusahaan) kami selalu mengupayakan melakukan hal itu untuk Apple. Meskipun masih baru – baru awal, tapi kami akan terus mencoba.”

Apple sudah menjadi sangat modern, dan hampir selalu mendesain produk yang lebih baik mengalahkan yang lainnya selama bertahun – tahun. Penyebab mereka menjadi perusahaan yang besar adalah karena Steve selalu memerhatikan apa yang masyarakat butuhkan di masa mendatang, bukan pada saat itu saja.

Pada dasarnya, Jika kita berpikir tentang apa yang masyarakat butuhkan sekarang, maka nantinya kebutuhan itu akan tertinggal dan digantikan dengan kebutuhan yang baru di masa depan. Jadi, kita harus mengidentifikasi kemanakah pasar akan pergi, namun bukan cuma ke tempat yang sekarang, namun juga diperhatikan di masa mendatang.

2. Selalu mengejar kesempurnaan

(5minutesformom.com)

Steve Jobs juga selalu melakukan sesuatu dengan sempurna. Jika kita hendak melakukan sesuatu, lakukan dengan BENAR setiap saat, dalam kondisi apapun. Hingga hal detil, tak peduli besar atau kecil hal tersebut, jangan pernah menganggap remeh, lakukan dengan maksimal dan sempurna, itulah yang dilakukan oleh Steve Jobs.

Yah, karena hal tersebut, Steve Jobs selalu mampu menciptakan produk dengan inovasi mutakhir dan kompleks, seperti pemutar musik, gadget, dan komputer. Mereka di desain agar mudah digunakan (user-friendly) dan tampak elegan.

Produk–produknya selalu memiliki unsur powerful, simple, hingga detil kecil yang dianggap bermanfaat pun tak terlupakan olehnya dalam mewujudkan kesempurnaan tersebut, dan itulah yang membuatnya berhasil dalam bisnisnya mengembangkan Apple juga bisnis lainnya.

3. Belajar apa saja yang bisa dipelajari

(foto: cangucuemfoco.com.br)

Steve Jobs dulunya seorang mahasiswa yang berhenti kuliah, meskipun ilmunya sangat diatas dari kata pemula. Entah darimana seorang Steve Jobs memperoleh ilmunya yang luar biasa ini.

Mungkin saat menyelami hal mesin, dia belajar dari ayah angkatnya, dia mempelajari kehidupan dan filosofi hidup saat dia berkeliling dunia, atau belajar tentang gadget bersama sekumpulan orang – orang IT atau yang disebut sebagai “geek”, namun Steve Jobs benar–benar selalu belajar.

Ada sebuah kutipan unik dari Jim Rohn, “Pendidikan formal memang dapat membuatmu hidup, namun otodidak dapat membawamu ke suatu keberuntungan.” Steve Jobs mengupayakannya dalam segala cara.

4. Selalu melangkah kedepan

(foto: educationpost.com.hk)

Steve Jobs sudah sering memperoleh keberhasilan lewat inovasinya. Setiap dia melakukan pengembangan dalam bidang bisnis, karir atau yang lainnya, dia selalu menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Dia bersama Steve Wozniak pernah kehabisan modal saat mengembangkan komputer Apple pertama mereka. Bukannya menyerah, dia malah menjual mobil vannya dan Wozniak menjual kalkulator grafiknya untuk mendapatkan modal.

Setelah dia dipecat dari Apple, perusahaan yang pernah dia pimpin itu menjadi bangkrut, gagal produk, dan kesulitan. Namun setelah dipecat, uniknya Steve Jobs tidak menganggur. Dia terus maju melangkah, dan bekerja di perusahaan bernama NeXT dan Pixar meskipun hanya sebentar.

Selanjutnya, dia kembali ke perusahaan lamanya, Apple pada akhir tahun ‘90-an. Dia mampu membawa perusahaan itu kembali dari kebangkrutan dengan menggunakan pengalaman bisnis dan pengalaman kegagalannya.

Jadikan sebuah kegagalan menjadi pembelajaran dan kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang profesional, bukan sebagai penindasan mental untuk diri sendiri.

5. Bergaul dengan orang sukses

 (foto: patricealleyne.com)

Secara profesi, Steve bukan orang teknik, dia adalah pimpinan dan juga pemasar. Dia selalu memiliki pandangan dan pemikiran yang keren, namun itu bukan karena faktor x, atau muncul secara lahiriyah.

Steve Jobs mendapatkan semua itu lewat pengalamannya dan tertular pengaruh kumpulan orang hebat di sekelilingnya. Dari situlah Steve mendapat saluran dan pemikiran – pemikiran cerdas.

6. Berani ambil resiko

(foto: smallfish.us)

Ingat selalu filosofi resiko besar, hadiah besar. Jika kita ingin sukses dalam berbisnis, kita juga harus merasakan banyaknya resiko yang akan kita tanggung. Entah resiko tersebut berpengaruh pada personil, produk, kompetitor, banyak sekali.

Steve Jobs kadang harus mempertaruhkan perusahaannya sendiri dalam keputusannya mengambil resiko. Banyak CEO lain yang ragu – ragu dalam peluncuran iPhone ini, karena dapat membuat peran iPod tergantikan, namun Steve Jobs tetap ambil resiko. Pada akhirnya, itulah hal yang membuat iPhone menjadi salah satu produk tersukses sepanjang masa.

7. Waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu adalah sekarang

(foto: unmetro.in)

“Ingatlah, bahwa kematian ku nanti merupakan alat paling mujarab yang pernah kutemukan untuk membuatku mengambil pilihan yang besar dalam hidup. Karena dari hampir segala aspek, seperti harapan, kewibawaan, takut malu, atau takut gagal, nantinya juga akan terkubur dengan kematianku” - Steve Jobs

Jika kita ingin melakukan sesuatu dalam hidup, waktunya adalah sekarang, jangan menunda – nunda lagi. Jangan menyerah pada cita–cita, hilangkan sesuatu yang membuat kita ragu dalam mengambil keputusan, seperti intimidasi, penghinaan, cemoohan, acuhkan dulu semua itu selagi kita masih muda, berjuang tanpa rasa malu dan gengsi, suatu saat nanti ketika kita sudah tua, kita bisa menjadi orang yang berwibawa dengan membawa sejuta pengalaman yang menjadi investasi kesuksesan di hari tua.

Kejarlah passion dan siap sedia untuk mengambil kesempatan jika kesempatan itu datangnya sekarang. Kita punya banyak sekali waktu di dunia ini, namun jangan sampai terbuang percuma. Hitunglah waktu yang kita sia – siakan untuk hal yang tidak berguna. Dan mulai sekarang gerakan kakimu untuk melangkah menghadapi tantangan.

Profil Lengkap Mas Dian Google Adsense


(foto screenshot profil Facebook Mas Dian)

Kita pasti sudah tau berita tentang kesuksesan Mas Dian yang dikabarkan pamer gepokan uang di dunia maya. Akibat dari keisengannya memamerkan milyaran uang hasil Google Adsense itu, Mas Dian menjadi sorotan para blogger, peneliti SEO, dan aktivis dunia maya lainnya, khususnya di sosial media, yaitu Facebook.

Namun, ada juga isu yang beredar bahwa foto yang diunggah Mas Dian adalah PALSU. Meskipun begitu, hanya secuil pihak saja yang beranggapan demikian, karena kita pasti tau mana yang benar mana yang salah.

Penghasilannya ini kabarnya dihasilkan murni 100 persen dari Google Adsense, sebuah layanan penyedia iklan milik Google yang memberikan imbalan tinggi bagi publisher-nya. Namun, pasti banyak yang belum tau latar belakang Mas Dian ini, sekaligus profil beliau yang memang cukup misterius itu.

Informasi yang bisa kita dapatkan mengenai sosok Mas Dian baru bisa kita terima lewat akun facebooknya saja, karena sejauh ini belum diketahui akun – akun yang lainnya. Mas Dian sukses bisnis online selain karena kecerdasan intelektual yang dimilikinya juga lantaran faktor niat, karsa, rasa yang kuat, salah satunya Mas Dian sukses bisnis online karena Mastatho’tum.

Nah, sebenarnya siapa sih Mas Dian ini? Kok namanya terkenal sekali di dunia maya akhir – akhir ini. Berikut adalah profil Mas Dian beserta perjalanan hidupnya:

Mas Dian adalah seorang Blogger yang mulai menekuni SEO (Search Engine Optimization) pada tahun 2013. Nama aslinya masih belum diketahui secara luas, tapi cukup dikenal dengan nama Mas Dian oleh kalangan aktivis dunia maya.

Pria ini kelahiran Tegal, Jawa Tengah. Mas Dian kuliah jurusan Teknik Informatika dan sudah lulus dengan menyandang gelar Sarjana. Saat masih kuliah, Mas Dian membiayai hidupnya sendiri dengan berwirausaha hingga lulus, setelah Mas Dian lulus, Mas Dian bercita – cita ingin kerja di kawasan Thamrin – Sudirman, atau dekat Bundaran HI di Jakarta Pusat dan akhirnya kesampean.

(foto gajian uang Mas Dian lewat GA)

Setelah menikmati seluruh masa kerjanya dan mendedikasikan ilmunya kepada masyarakat, Mas Dian resign dari perusahaan dengan alasan ingin fokus pada pekerjaan sampingan, yaitu sebagai Publisher Google.

Pasalnya, Mas Dian mendambakan hidup yang bebas, bisa tidur siang, tiap hari bisa berlibur dengan gajian yang berlipat – lipat, yang akhirnya menjadi kenyataan seperti halnya sekarang ini. Sungguh banyak kenikmatan yang diberikan oleh-Nya.

Namun, kenikmatan dan hasil jerih payah Mas Dian ini tidak didapatkan secara serta merta. Tiada manusia sukses tanpa adanya pengorbanan, kesuksesan merupakan hasil dari sebuah penderitaan.

Mas Dian sangat tekun dalam profesinya, meskipun secara status dia adalah pengangguran karena tidak memiliki pekerjaan selain dari hasil Mbah Google, tapi Mas Dian benar – benar menekuni pekerjaan onlinenya itu dengan sungguh–sungguh dan ikhlas.

Mas Dian mulai menekuni profesi barunya sejak tahun 2014, oleh karena itu dia sampai–sampai mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai karyawan, saking semangatnya perjuangannya itu.

Semoga perjuangan dan kisah kesuksesannya bisa dijadikan contoh dan diteladani agar kita semakin keras bekerja sesuai dengan cita – cita kita, amiiin.

Berikut ada sedikit profil dan fakta tentang Mas Dian yang coba Saya rangkum melalui akun Facebooknya:

Profil dan Fakta Mas Dian
- Mas Dian orang asli Tegal, Jawa Tengah.
- Mas Dian suka menyebut hasil gajiannya yang besar itu cukup untuk membeli tahu.
- Mas Dian dahulu tinggal di Cengkareng, Jakarta Raya saat masih menjadi karyawan sebelum akhirnya pulang kampung ke Tegal.
- Mas Dian tidak pernah terbawa nafsu uang dan selalu sabar dan tidak tergesa - gesa, sekaligus menikmati proses pekerjaannya itu.
- Mas Dian suka menyebut dirinya sebagai orang dusun, pengangguran, dan newbie (pemula).
- Mas Dian juga pintar memotivasi teman – temannya.
- Mas Dian merasa uangnya bukan apa - apa, tidak sebanding dengan kekayaan Nabi Sulaiman.
- Mas Dian juga insyaallah taat kepada agamanya.
- Mas Dian tiap minggu mengajak kedua orang tuanya menikmati hasil jerih payahnya, seperti makan bersama.
- Mas Dian hobi rutin berkebun di kampung saat pagi.
- Mas Dian pernah diliput di salah satu media televisi nasional, yaitu liputan6.

Sukses Bisnis Online Dengan Mastatho’tum

(foto: indianaffiliateprograms.com)

Banyak beranggapan bisnis online di Internet itu mudah dan menyenangkan. Pendapatannya seindah bunga mawar yang sedang mekar karena bisa sangat tinggi pencapaian uangnya.

Tapi yang namanya Internet Marketing terkadang terasa pekat dan gelap bagi orang yang baru terjun ke dalamnya. Layaknya, kita akan bersaing dengan binatang buas yang siap menerkam kita, karena kita juga melakukan persaingan bisnis yang tidak kalah ketatnya di sini.

Ada banyak sekali cara mendapatkan uang dari internet dan kebanyakan dari mereka yang melakukan suatu bisnis, apabila kita telusuri lebih jauh, mereka memiliki latar belakang yang sulit di masa lalunya.

Jadi jangan harap kalo kita masih menginginkan penghasilan yang banyak seperti mastah, suhu, dan senior IM lainnya, tapi dengan perjuangan dan usaha yang santai – santai saja. Kita harus benar – benar menekuni bisnis yang kita kerjakan, jangan cuma berharap dan berkhayal, dan kuncinya adalah satu, yaitu konsisten.

(foto: penawarhati90.blogspot.com)

Akhir – akhir ini Saya dikejutkan oleh kabar pembisnis online yang baru – baru sukses dengan gajinya yang luar biasa banyak dan tak wajar katanya berkat bisnis melalui si Mbah (Mbah google lho, bukan Mbah gaong).

Saya menemui orang itu ketika Saya sedang membuka Facebook, saat itu orang yang memiliki akun Facebook Mas Dian itu mengupload foto penghasilannya yang baru gajian akhir bulan ini dan dishare oleh orang lain ke salah satu grup yang kebetulan Saya ikuti.

Uangnya memang luar biasa banyak, memenuhi mejanya dan dipampangkan bersama komputer pribadi yang menemaninya mengais dolar itu lewat Google Adsense dengan layar monitor berisi akun Facebooknya. Hebatnya, melalui tulisan yang di posting bersama foto tersebut, dia terlihat begitu rendah hati dan tetap sederhana, dan akhirnya Saya mencoba untuk menelusuri jejak akun Mas Dian ini.

Saya mulai menge-add facebook mas Dian yang saat itu kapasitas temannya masih longgar, belum penuh seperti sekarang dan kemudian di konfirm langsung oleh yang bersangkutan.

Saya terkesima untuk membaca seluruh postingan status yang di buatnya itu, karena kebanyakan tulisannya itu menarik dan mengandung aura motivasi yang membakar semangat bagi pemula seperti Saya.

Mas Dian yang katanya baru belajar SEO 2 tahun yang lalu saja mampu mendatangkan hasil yang sekarang ini sangat luar biasa, dan dia sangat bersyukur karena pria yang dikabarkan resign bekerja sebagai karyawan ini sekarang tinggal menikmati hasilnya bersama keluarga khususnya kedua orang tuanya.

(foto yang diupload oleh Mas Dian)

Berdasarkan cerita tentang kesuksesan mas Dian yang awalnya tidak ingin memamerkan foto berisi gepokan uang penghasilannya itu lantaran takut menimbulkan SMS (Susah Melihat Orang Lain Senang, dan Senang Melihat Orang Lain Susah) akhirnya mengunggah fotonya dengan maksud memotivasi dan menginspirasi setelah di desak oleh teman-temannya.

Saya tergugah untuk mengulas keseharian dan latar belakangnya ini, karena selain dia memberikan dorongan melalui penghasilannya ini, dia tampil sangat low profile.

Sebelum itu Saya tidak memosting foto wajah beliau disini karena takut nanti Saya dikira ngambil foto orang tanpa izin, kan nggak boleh sama undang - undang, gak sopan juga he he. Jadi bagi yang ingin melihat sosok beliau ini, silakan liat saja melalui akun facebooknya dan silakan dinilai sendiri akun tersebut menurut kalian, atau lihat profilnya dan fakta Mas Dian.

(foto: bisnisukm.com)

Lucunya, Mas Dian yang lulusan S1 Teknik Informatika itu dengan bangganya mengatakan kalau dirinya berprofesi sebagai pengangguran (loh?), sampai ada tetangga yang mengira kalau dia memelihara tuyul. Tapi dengan pede-nya, Mas Dian yang asli Tegal, Jawa Tengah itu mengiyakan klarifikasi tersebut, bahwa dia memang memelihara tuyul, tapi tuyul online yaitu dari si Mbah.

Sedikit fakta tentang beliau, beliau ini sekarang bekerja full time online di rumahnya. Uniknya, laki – laki muda yang senang menyebut penghasilannya cukup untuk membeli tahu itu masih menganggap dirinya sebagai newbie, dia tak pernah menyebut dirinya sebagai mastah, suhu, ataupun senior.

Dia katanya baru berkecimpung di dunia IM pada tahun 2013 lalu, dan mulai serius pada tahun 2014. Nah, dari sini kita seharusnya sadar, bahwa kata sesimpel ‘serius’ saja bisa memiliki arti yang luar biasa apabila di maknai untuk diri sendiri.

Ada sebuah cerita pada jaman penjajahan, yaitu ketika Dr. Abdullah Al Azzam, seorang ulama terkenal yang disegani. Beliau-lah yang menggerakkan jihad muslim Afghanistan melawan penjajah Uni Soviet sehingga USSR yang kala itu jadi negara super power dunia bisa dihancurkan, dikalahkan dan diusir dari bumi Afghanistan oleh mujahidin yang hanya memakai peralatan tempur seadanya.

Pada suatu saat beliau ditanya oleh muridnya, “Ya syekh, apa yang dimaksud dengan mastatho’tum”?

Sang Syekh-pun membawa muridnya ke sebuah lapangan. Meminta semuanya muridnya berlari sekuat tenaga, mengelilingi lapangan.

(foto: nicholasscalice.com)

Setelah semua muridnya menyerah, dan menepi ke pinggir lapangan. Sang Syekh-pun tak mau kalah. Beliau berlari mengelilingi lapangan hingga membuat semua muridnya keheranan, sehingga akhirnya beliau jatuh pingsan, tak sadarkan diri. Setelah beliau siuman dan terbangun, muridnya bertanya, “Syekh, apa yang hendak engkau ajarkan kepada kami?”.

“Muridku, Inilah yang dinamakan titik mastatho’tum..!! Titik dimana saat kita berusaha semaksimal tenaga sampai Allah sendiri yang menghentikan perjuangan kita (bukan, bukan kita yang berhenti)”, Jawab Sang Syekh dengan mantab!

Sungguh luar biasa kekuatan dari makna kata ‘serius’ dan ‘berusaha’ itu. Memang benar dan terbukti jika kita meremehkan hal kecil maka hal kecil itu pun bisa menjadi hal besar, begitupun sebaliknya jika kita memerhatikan hal kecil maka akan menjadi hal besar pula, karena segala sesuatu bermula dari hal terkecil.

Namun percuma kalo kita memegang suatu pendirian, termotivasi, atau tergugah karena suatu hal tanpa dilandasi dengan perbuatan, maka sama halnya kata tersebut menjadi kata mati dan tak bermanfaat.


Jadi, mulai sekarang ini jangan hanya termotivasi saja, tapi lakukan apa yang menjadi motivasi itu sendiri. Tak usah takut dan mengeluh setelah melakukan sesuatu yang belum kita lakukan dengan maksimal. Dikit–dikit nyerah karena alasan capek dan tidak bisa, padahal belum sepenuh hati dan tenaga ketika kita mengerjakannya.

Ingatlah kembali, seperti kisah kesuksesan Mas Dian menjadi seperti sekarang ini juga berkat Mastatho'tum, dia diberi kesuksesan oleh-Nya juga bukan karena kemalasan, tetapi karena niat dan karsanya yang bergitu tinggi dan disertai doa sekaligus ikhtiar.

Apabila kita melakukan segala hal, termasuk berbisnis, lakukanlah dengan semaksimal kemampuan kita, seterusnya pikirkan dengan hati nurani Anda sendiri.

Mari berlindung kepada ALLAH ta'ala dari penyakit mematikan malas dan lemah azzam,
Mari menjemput limpahan karunia rahmat-Nya dengan MASTATHO'TUM...!!